proyek jasa bem 3d printingNASA tidak asing dengan teknologi 3DP atau layer manufacturing. Perusahaan ini merupakan salah satu pengguna awal yang paling menonjol untuk waktu yang lama. Sejalan dengan tren ini, mereka berencana menambahkan perisai radiasi menggunakan layer manufacturing ke Stasiun Luar Angkasa Internasional ISS. Secara khusus, mereka akan menggunakan perisai ini untuk melindungi Modul Aktivitas Bigelow Expandable Activity (BEAM) mereka.

Tujuan perisai adalah untuk melindungi habitat dari sinar kosmik. Sampai sekarang, NASA sedang menguji mereka untuk perlawanan terhadap sinar kosmis dan puing-puing ruang angkasa. Mereka baru saja menyelesaikan tes dan juga mengoptimalkan perisai untuk perjalanan luar angkasa. Sekarang, teknisi ruang angkasa perlu memasang perisai ke modul saat tiba.

Proyek BEAM

 

Proyek BEAM merupakan kolaborasi antara Advanced Exploration Systems Division (AES) NASA dan Bigelow Aerospace. Telah aktif di ISS selama satu tahun dari periode uji total 2 tahun. Selama tahun ini, sebagian besar telah diuji coba untuk puing-puing ruang angkasa. Pelindung ini akan menjadi langkah selanjutnya dalam evolusinya.

NASA menjelaskan BEAM di situs mereka sebagai:

“Habitat ruang masa depan untuk orbit rendah Bumi, bulan, Mars, atau tujuan lain harus ringan dan relatif mudah untuk dibangun. Bigelow Expandable Activity Module (BEAM) adalah kapsul eksperimental yang dapat diupgrade yang berlabuh dengan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Setelah docking, BEAM mengembang hingga berdiameter kira-kira 13 kaki dan berdiameter 10,5 kaki untuk memberi volume layak huni dimana anggota awak bisa masuk. “

Tujuan BEAM adalah menguji apakah ruang dapat dihuni manusia dalam jangka panjang atau tidak. Jadi, sangat penting bagi NASA untuk melindunginya dari bahaya khas kehidupan di luar angkasa. Bigelow aerospace menegaskan bahwa sekali perisai dipasang, modul akan lebih tahan terhadap sinar kosmik daripada ISS lainnya. Ini karena sifat logam dari sisa modul menyebarkan radiasi selama flare matahari.

Akhirnya, sistem perisai menggunakan Layer manufacturing semacam itu bisa menjadi prosedur operasi standar untuk kapal ruang angkasa dan stasiun masa depan. Masih harus melakukan perjalanan ke luar angkasa dan ilmuwan harus menginstalnya namun tampaknya sangat menjanjikan.

Source